FOSS-ID :: Open Source Software Untuk Semua

Sosialisasi Pengawasan Sumberdaya Kelautan

May 15th, 2011, 0 Komentar

Sumberdaya kelautan di provinsi Sulawesi Tenggara menyimpan potensi sumberdaya wilayah pesisir dan laut. Sumberdaya pesisir dan laut tersebut menyediakan sumberdaya alam dan jasa-jasa lingkungan yang sangat produktif baik sebagai sumber pangan, tambang mineral dan energi, media komunikasi maupun pariwisata. Karena itu pengelolaan sumberdaya kelautan harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan dengan memperhatikan keseimbangan antara konservasi dan eksploitasi, dan untuk menjamin terselenggaranya pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya kelautan yang terpadu dan berkelanjutan perlu dilakukan kegiatan pengawasan.

Sosialisasi Pengawasan Sumberdaya Kelautan yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan bentuk penyeragaman  pola fikir dan pola tindak bagi aparat pengawas perikanan dan aparat penegak hukum lain, dalam pengawasan kegiatan pengelolaan dan pemanfaatan SD Kelautan. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal   9 Mei 2011 di Restoran Fajar ini  bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengawas perikanan dan aparat penegak hukum lainnya tentang pengawasan sumberdaya kelautan, dan mewujudkan pengawasan sumberdaya kelautan yang efisien, efektif dan terpadu.

Peserta yang mengikuti kegiatan yang dibiayai dari dana APBN melalui Satuan Kerja Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulawesi Tenggara (05) Tahun Anggaran 2011 ini berjumlah 30 (tiga puluh) orang yang terdiri dari, Petugas Pengawas dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota dan instansi terkait se-Provinsi Sulawesi Tenggara, LSM dan Konsorsium Mitra Bahari.

Beberapa pokok pikiran, saran dan pendapat yang disampaikan oleh peserta sosialisasi dapat diambil sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan pelaksanaan pengawasan sumberdaya kelautan, tertuang dalam suatu rumusan hasil kegiatan. Beberapa point penting dari hasil rumusan tersebut antara lain ;

  1. Pada dasarnya setiap aktifitas pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan berpotensi dapat menyebabkan kerusakan sumberdaya ikan dan lingkungannya apabila tidak dilaksanakan dengan baik dan benar
  2. Pengawasan SDKP dilaksanakan dengan tujuan :
    1. Terlaksananya peraturan perundang-undangan secara tertib;
    2. Terciptanya keamanan sumberdaya kelautan dan perikanan;
    3. Terjaganya kelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan;

d.  Pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.

3.  Pelaksanaan pengawasan sumberdaya kelautan harus dilaksanakan secara terpadu antara instansi kelautan dan perikanan dan instansi terkait lainnya dengan melibatkan dan memberdayakan masyarakat melalui Sistem Pengawasan Berbasis Masyarakat (SISWASMAS).

4.   Pendekatan pelaksanaan pengawasan sumberdaya kelautan dilakukan dengan cara :

  1. Merubah pola pikir dari yang merusak menjadi ramah lingkungan (preentive);
  2. Upaya pencegahan pelaku melakukan pelanggaran tindak pidana (preventive);
  3. Melaksanakan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana (represive).

5. Untuk efektif dan efisiensi pelaksanaan pengawasan sumberdaya kelautan perlu didukung dengan adanya data dan informasi pemanfaatan sumberdaya kelautan dan peraturan perundang-undangan yang jelas. (Abr)

Kategori: Headline
Tag:

0 Komentar »

Beri Komentar

Baris dan paragraf di atur secara otomatis, alamat e-mail tidak akan dimunculkan, HTML yang diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Copyright © 2010 Dinas Kelautan & Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara. Designed 2010 by Tazakka. All rights reserved.